Jalan Perintis Kemerdekaan KM. 11, Pai, Makassar, Tamalanrea,
“Paskah Penuh Kasih: SMA Kristen Elim Makassar Tebar Sukacita di Panti Asuhan Cipta Generasi Baru”
seluruh guru {panitia bersama pengurus panti asuhan}

Makassar, 26 April 2025 — Suasana penuh sukacita dan kasih terasa dalam perayaan Paskah yang diselenggarakan oleh SMA Kristen Elim Makassar. Tahun ini, sekolah mengadakan perayaan Paskah dengan tema "Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga", menggandeng Panti Asuhan Cipta Generasi Baru serta mengundang para pengurus ikatan alumni untuk turut berbagi kebahagiaan.

 

Kegiatan dimulai dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Ibu Pendeta Hanna Dakka, S.Th. Dalam kotbahnya, beliau menekankan pentingnya kehadiran damai sejahtera Kristus dalam setiap keluarga, serta ajakan untuk terus menyalurkan kasih kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

pelayan firman Ibu Pendeta Hanna Dakka S.Th

Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan sekolah dan panti asuhan. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Kristen Elim menyampaikan bahwa perayaan ini bukan hanya bentuk syukur atas kebangkitan Kristus, tetapi juga wujud nyata dari misi pelayanan kasih yang diajarkan di sekolah. Para alumni yang hadir pun turut memberikan kata sambutan yang penuh kenangan dan harapan untuk generasi penerus.

 

Momen paling berkesan dalam acara ini adalah saat berbagi kasih bersama anak-anak Panti Asuhan Cipta Generasi Baru. Para siswa, alumni, guru, dan undangan dengan penuh sukacita menyerahkan bingkisan kasih, yang berisi kebutuhan sehari-hari dan hadiah spesial untuk anak-anak panti.

persembahan pujian anak-anak panti asuhan cipta generasi baru

Untuk menambah keceriaan, acara juga dimeriahkan dengan sesi doorprize yang penuh semangat. Tawa dan keceriaan mewarnai ruangan saat hadiah-hadiah menarik dibagikan, semakin menguatkan rasa kekeluargaan di antara seluruh peserta yang hadir.

 

Melalui kegiatan Paskah ini, SMA Kristen Elim Makassar tidak hanya merayakan kebangkitan Kristus, tetapi juga memberikan makna dan pengajaran yang mendalam kepada seluruh peserta didik. Dengan terlibat langsung dalam aksi berbagi kasih, para siswa diajak untuk meneladani Kristus yang penuh kasih, rendah hati, dan peduli terhadap sesama. Kegiatan ini menjadi kesempatan nyata bagi setiap peserta untuk belajar bahwa iman bukan hanya diungkapkan lewat kata-kata, tetapi juga melalui tindakan kasih yang tulus, mencerminkan damai sejahtera Kristus dalam kehidupan sehari-hari.